TEKNIK EVALUASI DAN MODEL PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN

PENGUKURAN

Pengertian :

prosedur pemberian angka terhadap karakteristik suatu objek

Ciri-ciri :

  • bersifat kuantitatif
  • deskriptif tanpa interpretasi

Pengertian Tes :

 Himpunan pertanyaan/pernyataan/tugas yang harus dikerjakan untuk mengukur kompetensi tertentu

Syarat Tes yang Baik:

  • 1. Soal berkualitas baik
  • 2. Uni dimensional
  • 3. Valid
  • 4. Reliabel

Pengembangan tes  standar :

  1. Menentukan tujuan tes
  2. Menyusun kisi-kisi dari indikator
  3. Membuat kartu soal
  4. Membuat paket soal
  5. Pedoman kunci jawaban dan penskoran
  6. Penelaahan soal
  7. Uji coba soal
  8. Pedoman penilaian

Pengembangan tes  standar :

  • Menentukan tujuan tes
  • Menyusun kisi-kisi dari indikator
  • Membuat kartu soal
  • Membuat paket soal
  • Pedoman kunci jawaban dan penskoran
  • Penelaahan soal
  • Uji coba soal
  • Pedoman penilaian

Pengembangan Instrumen Tes Hasil Belajar Pendidikan Keaksaraan :

  • Telaah kembali Standar Kompetensi Keaksaraan (SKK) yang meliputi: kompetensi dasar, indikator pencapaian hasil belajar, serta proses/pengalaman dan hasil belajar.
  • Tetapkan aspek yang hendak diukur (pengetahuan, keterampilan serta sikap/nilai).
  • Pilih teknik dan alat penilaian yang akan digunakan (penilaian tertulis, penilaian kinerja, dan penilaian hasil karya warga belajar).
  • Tetapkan bentuk dan cara penyajian laporan hasil penilaian yang akan digunakan.
  • Buat blueprint

STANDAR KOMPETENSI KEAKSARAAN

TINGKAT DASAR

  • Mampu membaca dan menulis kalimat sederhana (terdiri atas subyek,  predikat, dan obyek) sekurang-kurangnya 7 kata dengan menggunakan bahasa Indonesia.
  • Mampu melakukan perhitungan penjumlahan dan pengurangan angka 1–100.
  • Mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia secara lisan

TINGKAT LANJUTAN

  • Mampu membaca dan menulis kalimat dalam 1 paragraf  dengan menggunakan bahasa Indonesia (1 kalimat terdiri atas sekurang-kurangnya 10 kata).
  • Mampu melakukan perhitungan penjumlahan,  pengurangan, perkalian dan pembagian angka 100-1000.
  • Mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia secara tertulis.
  • Mampu berkomunikasi  menggunakan bahasa Indonesia secara tertulis.

TINGKAT MANDIRI

  • Mampu membaca, menulis, dan memahami karangan atau  cerita pendek yang ada dalam bahan belajar guna  menunjang pekerjaan warga belajar.
  • Mampu melakukan perhitungan bilangan pecahan dan  perhitungan sampai bilangan puluhan ribu guna  menunjang pekerjaan warga belajar.
  • Mampu menyampaikan pendapatnya serta mampu  menanggapi pendapat orang lain dengan menggunakan  bahasa Indonesia guna menunjang pekerjaan warga  belajar.

Kisi-kisi

Kisi-kisi adalah suatu format berupa matriks yang memuat informasi yang    dijadikan pedoman untuk menulis soal atau merakit soal menjadi suatu tes.

Kegunaan kisi-kisi:

 Berfungsi sebagai pedoman dalam penulisan soal atau dalam merakit soal menjadi suatu tes.

Syarat-syarat kisi-kisi yang baik :

  1. Mewakili isi kurikulum yang akan diujikan
  2. Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah  dipahami
  3. Soal-soalnya dapat dibuat sesuai dengan indikator dan bentuk soal yang ditetapkan

Kriteria pemilihan materi yang diujikan :

  • Urgensi, yaitu materi secara teoritis, mutlak harus dikuasai oleh WB.
  • Kontinuitas, yaitu materi lanjutan yang merupakan pendalaman dari satu atau lebih materi  yang sudah dipelajari sebelumnya.
  • Relevansi, yaitu materi terpilih untuk mempelajari atau memahami materi pelajaran lain.
  • Keterpakaian, yaitu materi yang diujikan  harus merupakan materi yang memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator :

Indikator adalah ciri-ciri kemampuan yang akan diukur.Penulisan indikator sangat penting karena merupakan dasar untuk penulisan soal yang diharapkan dapat mengungkap kemampuan warga belajar yang hendak diukur.

Kriteria indikator yang baik :

  • Memuat ciri-ciri kemampuan dasar yang hendak diukur.
  • Khusus untuk bentuk soal uraian dapat lebih dari satu.
  • Berkaitan erat dengan materi dan kompetensi dasar.
  • Soal dibuat berdasarkan kisi-kisi dan indikator.

PETUNJUK UMUM PENILAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN

  • Pelaksanaan tes sebaiknya dilakukan dalam suasana tidak seperti  di sekolah formal, tetapi melaksanakan penilaian secara informal.
  • Tutor/penilai melakukan bina suasana yang menyenangkan dalam kelompok belajar selama pelaksanaan tes, seakan-akan warga belajar sedang melakukan latihan sehingga mereka merasa tidak dites.
  • Bahan tes tidak harus diberikan dalam bentuk buku, tetapi dapat juga diberikan dalam bentuk lembaran tes secara bertahap.
  • Tes dapat dilakukan secara bertahap, dan dapat dilanjutkan pada hari/waktu lain, tetapi dalam waktu yang tidak terlalu lama.
  • Waktu yang digunakan dalam penilaian pada setiap tahap maksimal 30 menit, agar warga belajar tidak merasa jenuh.
  • Tutor/penilai harus cermat melakukan observasi saat pelaksanaan tes.

PENILAIAN / EVALUASI

PENGERTIAN

  • Kegiatan untuk mengetahui  efektivitas   suatu program
  • Kegiatan evaluatif hasil pengukuran
CIRI-CIRI

1. dinyatakan secara evaluatif

2. perbandingan hasil pengukuran dengan   norma atau kriteria

Ciri-ciri Penilaian

•Penilaian harus merupakan bagian dari proses belajar mengajar bukan bagian yang terpisah dari PBM
•Penilaian harus merupakan cermin dunia nyata
•Menggunakan berbagai metode/kriteria
•Menggambarkan sesuatu yang utuh dan menyeluruh.
Tujuan Penilaian
  • Penelusuran =====> kesesuaian dengan rencana
  • Pengecekan  =====> kelemahan dlm pembelajaran
  • Pencarian =======>penyebab kelemahan
  • Penyimpulan ====>  penguasaan kompetensi

Fungsi Penilaian

  • Motivasi ===============> mendorong WB untuk belajar
  • Belajar Tuntas ===========>  memantau ketuntasanIndikator
  • Efektivitas Pembelajaran ====> analisis peningkatan KBM
  • Umpan Balik ============>  kelemahan warga belajar & tutor

METODE PENILAIAN

  1. TES TERTULIS
  2. PENILAIAN KINERJA (PERFORMANCE)
  3. PENILAIAN PRODUK
  4. PENILAIAN PROJEK
  5. PORTOFOLIO
  6. PENILAIAN SIKAP
Pengertian Evaluasi
  • Evaluasi adalah proses menggambarkan (delineating) memperoleh (obtaining), dan menyajikan (providing) informasi yang berguna untuk menilai alternatif keputusan.  (Stufflebeam, 1971)
  • Definisi di atas mengandung 8 kata kunci:
  • Proses
  • Alternatif keputusan
  • Informasi
  • Menggambarkan
  • Mendapatkan
  • Memberikan
  • Berguna
  • Pertimbangan

Hasil Belajar

  • Hasil belajar adalah kompetensi-kompetensi yang dimiliki WB setelah menjalani suatu pengalaman belajar
  • Kompetensi yang dimaksud adalah kemampuan yang dimiliki seseorang terkait dengan aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills), dan sikap, nilai, norma (values), yang diaktualisasikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.

Evaluasi Raw Input

•Kompetensi Calistung awal WB
•Pengetahuan awal WB
•Kerterampilan awal WB
•Sikap, minat, bakat, motivasi, kebiasaan, dan nilai-nilai yang dianut WB
•Kebutuhan WB
Evaluasi Proses
•Kemajuan belajar WB
•Perubahan Sikap, minat, bakat, dan motivasi WB
•Kesulitan belajar dan kelemahan WB
•Dinamika kelompok WB
Evaluasi Instrumental Input
•Bahan Pembelajaran
•Sumber-sumber belajar
•Media Pembelajaran
•Strategi Pembelajaran
•Metode dan pendekatan pembelajaran
Evaluasi Hasil Belajar
•Kompetensi calistung yang dicapai
•Pengetahuan WB
•Kerterampilan WB
•Cara berpikir, bersikap, dan bertindak WB
Tes Membaca

Tes dilakukan secara lisan dengan meminta warga belajar membacakan huruf, suku kata, kata, dan kalimat sederhana

Membaca kata

Bacalah kata-kata berikut:

 hutan      gundul     bisa           erosi

jangan   tebang     pohon   sembarang

jaga        hutan      tetap         utuh

untuk      masa      depan        anak

cucu         kita

Membaca kalimat yang terdiri 3 kata

Bacalah kalimat berikut:

•Ibu belanja sayuran
•Saya senang membaca
•Sonya belajar bernyanyi
•Budi belajar menjahit

Memahami isi wacana

Bacalah ceritera berikut secara seksama.

”Setiap hari Pak Toha berangkat kerja pada pukul 06.30 pagi dengan mengendarai sepeda motor. Pak Toha membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai di sekolah tempat ia bekerja. Murid-murid yang sudah lebih dulu sampai di sekolah menyambutnya dengan senyuman dan menyalaminya. Tepat pukul 07.00, Pak Toha membariskan murid-muridnya dan meminta mereka untuk memasuki kelas.”

Pertanyaan:

a. Pak Toha sampai di sekolah pukul . . . . . . . . . . . . . . . . . .

b. Pak Toha bekerja sebagai . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

c. Sampai di sekolah, Pak Toha disalami oleh  . . . . . . . . . . .

d. Pak Toha berangkat kerja menggunakan kendaraan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Tes Menulis

Tes dilakukan dengan tes tertulis (paper and pancil test) dengan meminta WB menuliskan huruf, suku kata, kata, kalimat dan wacana

Menuliskan pengalaman pribadi

Ceriterakan kembali dalam maksimum 5 kalimat, kegiatan Bapak/Ibu dari pagi hingga malam.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Tes Berhitung

Tes dilakukan dengan tes tertulis (paper and pancil test)

Menjumlah dan mengurangi bilangan

Untuk menopang ekonomi keluarganya, Ibu Siti memelihara ayam petelur sebanyak 35 ekor. Pada pagi hari Ibu Siti mengumpulkan telornya dan diperoleh sebanyak 19 butir telor. Sore harinya Ibu Siti kembali mengumpulkan telor dan diperoleh sebanyak 13 butir telor.

Banyak telor yang dikumpulkan Ibu Siti adalah:

. . . . . .  + . . . . .    =  . . . . .  ( . . . . . . . . . . . . . . . . . ) butir.

Jika tiap ekor ayam bertelor 1  butir sehari, maka banyak ayam yang tidak bertelor pada hari itu adalah:

. . . . . . – . . . . . .  =  . . . . . . ( . . . . . . . . . . . . . . . . . ) ekor.

Penskoran

  • •Skor 1 jika benar mengucapkan hurup, skor 0 jika salah.
  • •Skor 1 jika benar mengucapkan suku kata, skor 0 jika salah.
  • •Skor 1 jika benar mengucapkan kata, skor 0 jika salah
  • •Skor 1 jika benar mengucapkan kalimat, skor 0 jika salah.
  • •Skor 1 jika benar yang dibaca, skor 0 jika salahSkor 1 jika benar yang ditulis, skor 0 jika salah

Catatan:

Kriteria keberhasilan WB jika rata-rata penguasaan kompetensinya lebih dari 60% dari tes yang diberikan.

Total skor perangkat tes ini 555, Jadi WB dinyatakan berhasil jika memperoleh skor 333 ke atas

Kriteria Kelulusan
Penguasaan Kompetensi Nilai

90% – 100% (482-555)

Sangat baik

75% – 89% (408-481)

Baik

60% – 74% (333-407)

Cukup

Di bawah 60% (dibawah 333)

Kurang

Tentang PKBM GUGUAK

"DARI, OLEH dan UNTUK MASYARAKAT
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s